![]() |
| Ilustrasi |
METROINDO.ID | BELAWAN - Terkait maraknya aksi kejahatan jalanan (Begal) di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Pelabuhan Belawan yang sudah sangat meresahkan warga, khusus nya di Kecamatan Medan Belawan tepat nya di Gang Taik, Depan Hotel Budi dekat Simpang Sicanang Belawan.
Peristiwa tersebut sudah banyak jatuh korban pembegalan ada yang terluka bahkan sampai kehilangan nyawa, dalam sehari bisa tiga (3) kali kejadian tidak mengenal waktu dan tanpa rasa takut, hingga sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) khususnya Polres Pelabuhan Belawan. Selasa (14/4/2026).
Sehingga mewakili keresahan warga Belawan membuat surat terbuka melalui media sosial Facebook (Medsos FB), yang ditujukan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, Kapolsek Belawan dan Unit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.
Berikut Surat Terbuka Untuk Kapolres, Kapolsek dan Unit Reskrim
Kepada yth bapak kapolres Polres Pelabuhan Belawan dan bapak kapolsek Polsek Belawan dan unit Sat Reskrim Pelabuhan Belawan ijin pak menanggapi sering terjadi nya peristiwa begal di sepanjang jalan belawan terutama di titik simpang sicanang dan seterusnya yg sering terjadi, bahkan dalam sehari bisa sampai 3 kali kejadian tidak mengenal waktu pagi siang dan malam, para pelaku kejahatan selalu beraksi tanpa mengenal rasa takut.
"Kami sebagai warga belawan sudah sangat resah pak.! kami sangat berharap tindakan tegas,terukur dan terarah dari bapak-bapak sekalian.!," tulis Warga Belawan dalam surat terbuka tersebut.
Sudah berapa banyak korban dengan luka sajam yang berjatuhan dan harta benda korban yg hilang.??
![]() |
| Potongan surat terbuka ditujukan kepada APH Polres Pelabuhan Belawan |
"Kami memohon kepada bapak-bapak sekalian untuk lebih sering melakukan patroli jalanan terutama di jam-jam rawan dan kalau bisa di buatkan posko penjagaan di lokasi tempat rawan kejadian begal," harapnya.
"Coba bayangkan pak..setiap saat warga ketakutan untuk keluar rumah,dan berdampak langsung dengan para pedagang yang berjualan di malam hari karena jam 9 malam aja udah sepi," Tulisnya lagi.
Belawan Seperti Kota Mati
Kami sebagai warga juga punya hak untuk hidup damai dan tenang..Masih ada orang-orang yg tersayang yang menunggu kami dirumah pak,kami yang hanya sekedar mencari nafkah di luaran ini untuk keluarga tercinta.
kami masih percaya sama pihak kepolisian untuk menyelesaikan semua masalah ini.
Semoga bapak dan jajaran nya bisa mendengar keluhan dan ketakutan kami sebagai warga belawan.
Terimakasih..salam hormat dari kami (masyarakat belawan). 🫡
Dengan surat terbuka tersebut, masyarakat Medan Belawan berharap kepada APH agar selalu rutin Patroli di jam rawan dan mendirikan Posko di titik lokasi rawan kejahatan. (MI/Hen)

