|





Viral Pengunjung Terkapar di THM Helen's Night Market, Diduga Akibat Narkoba dan Miras Oplosan

Editor: Admin
Pengunjung terkapar diduga akibat narkoba dan miras oplosan

METROINDO.id | MEDAN - Sebuah video viral memperlihatkan para pengunjung terkapar muntah- muntah dan tergeletak dilantai dan kursi di Tempat Hiburan Malam (THM) Helen's Night Market di Jalan Setia Budi Medan. Minggu (5/4/2026), dini Hari, lalu. 

Pasca viral di media sosial, personil Satresnarkoba Polrestabes Medan turun ke lokasi melakukan penyelidikan turut melibatkan Bea dan Cukai. Senin (6/4/2026).

Petugas Bea Cukai dan Satresnarkoba Polrestabes Medan mengawali proses penyelidikan dengan mencocokan lokasi video yang viral, dengan lokasi sesungguhnya.

Di tempat itu, petugas menemukan beberapa bekas muntahan, yang diduga bekas muntahan orang – orang yang terekam dalam video. Selain itu, petugas juga memeriksa sejumlah ruangan yang ada di THM.

“Kami bersama Bea dan Cukai, sedang melakukan pendalaman di THM yang beberapa waktu lalu videonya viral di dunia maya. Ada beberapa ruangan yang kami periksa, termasuk minuman dengan kandungan alkohol,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha.

Ditambahkan Rafli, jika nantinya ditemukan adanya dugaan praktek penyalahgunaan narkoba, maka pihaknya memastikan akan melakukan tindakan tegas, sesuai dengan komitmen Polrestabes Medan terkait dengan pemberantasan segala bentuk tindak pidana narkotika.

Petugas Bea cukai dan Satnarkoba Polrestabes Medan saat melakukan penyelidikan lokasi THM Helens Night Market

“Penyelidikan masih kami lakukan, tentu jika ditemukan praktek penyalahgunaan narkoba, tindakan tegas kami pasti lakukan,” pungkas Rafli.

Sementara itu, beredar informasi minum beralkohol tinggi diduga oplosan dijual di tempat hiburan malam tersebut.

Belum diketahui siapa yang memproduksi miras diduga oplosan tersebut dan darimana diperoleh pihak managemen THM Helens Night Market.

Beredar pula informasi, untuk mengelabui petugas dan pengunjung bahwa minuman keras itu dipasang label disetiap botol seolah-olah telah melewati Bea Cukai.

Benarkah ada oknum bea cukai yang menjual label tersebut. Petugas terkait masih melakukan penyelidikan. (MI/Hen

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->