|





Belawan Mencekam, Teror Begal Hantui Ustadz Hendak Isi Tausiah Subuh dan Nyaris di Bacok

Editor: Admin
Ilustrasi 

METROINDO.ID | BELAWAN - Peristiwa yang memprihatinkan dialami Ustadz H. Lukmanul Hakim, Lc pada Senin pagi (9/3/2026), sekitar pukul 05.25 WIB, saat dirinya hendak mengisi tausiah Subuh di mushollah kawasan Lorong Stasiun Belawan, Kecamatan Medan Belawan.

Namun perjalanan dakwah yang seharusnya membawa keberkahan itu justru berubah menjadi momen mencekam dan menegangkan.

Pasalnya, pasa saat melintas di kawasan Maden Lama, sebelum Sekolah YAPIM, Ustadz Lukmanul Hakim diduga nyaris menjadi korban aksi kejahatan jalanan (Begal). 

Menurut informasi yang dihimpun, Ustadz Lukmanul Hakim sempat melihat tiga orang pemuda (bandit jalanan) dengan gerak-gerik mencurigakan di pinggir jalan. 

Kecurigaan itu terbukti ketika para pemuda tersebut mencoba menghadang dan terlihat membawa senjata tajam (sajam).

Akibat kejadian tersebut, Ustadz Lukmanul Hakim akhirnya membatalkan tausiah Subuh demi keselamatan diri.

"Saya tadi pagi mau ngisi tausiah subuh di musholla, jadi pas di dekat Macem lama saya liat ada 3 orang menenteng senjata tajam, dari pada membahayakan diri saya, saya langsung balik kanan. Mereka sempat juga mengejar syukur alhamdulillah saya masih selamat dilindungi Allah SWT," kata Ustadz Lukmanul Hakim dengan rasa trauma itu. 

Peristiwa ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. 

Jika seorang ustadz yang hendak menuju rumah ibadah saja hampir menjadi korban di jalan saat waktu Subuh, lalu sejauh mana rasa aman yang sebenarnya dimiliki masyarakat di wilayah Belawan.

Kejadian ini juga menjadi sindiran keras bagi aparat penegak hukum (APH) khusus nya Polres Pelabuhan Belawan untuk lebih serius memperhatikan keamanan di wilayah Belawan dan sekitarnya. 

Masyarakat berharap patroli dan pengawasan benar-benar ditingkatkan, terutama di jam-jam rawan seperti menjelang Subuh.

Sebab masyarakat tentu tidak ingin jalan menuju rumah ibadah berubah menjadi jalan penuh ancaman. Dakwah seharusnya berjalan dengan tenang, bukan justru dibayangi rasa takut di tengah jalan.

Sementara, Tokoh Masyarakat Belawan H Irfan Hamidi ketika dimintai tanggapan nya mengatakan, wilayah Belawan sudah sangat mencekam, kejahatan tidak pandang bulu. 

"Seorang Ustadz yang akan mengisi tausiah subuh di Bulan Suci Ramadhan nyaris jadi korban begal, bagaimana dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya," Kata H. Irfan Hamidi.

Lanjutnya, semua ini akibat dari pada maraknya peredaran narkoba, di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, jadi semakin banyak aksi kejahatan, seperti tawuran, begal, Laba-laba dan kejahatan jalanan lainnya. 

Masyarakat di Belawan ini sudah sangat resah dan dihantui jadi takut melakukan aktifitas dimalam hari sampai menjelang subuh karena banyaknya kejahatan.

"Kita minta kepada penegak hukum untuk menindak tegas dan menangkap para pelaku kejahatan di Belawan yang sudah membuat resah," tandas H Irfan Hamidi. (MI/Hendra

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->