![]() |
| Temuan Box kontainer berisikan jasad korban dugaan mutilasi. |
Pasalnya, ditemukan sebuah box container plastik mencurigakan yang ditemukan di kawasan tersebut ternyata menyimpan rahasia mengerikan jasad seorang perempuan.
Saat kotak dibuka, warga yang penasaran langsung tersentak. Di dalamnya terdapat tubuh korban yang dibungkus selimut bertuliskan OYO, kemudian dimasukkan ke dalam karung goni sebelum akhirnya disembunyikan di dalam box container plastik.
Suasana di lokasi pun seketika berubah tegang. Warga berkerumun, sebagian menutup mulut karena tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
Dugaan sementara, perempuan malang itu baru saja dibunuh. Pasalnya, darah pada tubuh korban masih terlihat segar dan jasadnya juga belum mengalami kekakuan.
Petugas kepolisian dari Polsek, Polrestabes Medan hingga Polda Sumut langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Garis polisi pun dipasang untuk mengamankan lokasi penemuan mayat tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, ketika dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026), mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait temuan jasad perempuan tersebut.
“Ini masih kita proses menindaklanjuti dan mengembangkan dari informasi awal yang kita terima,” ujarnya.
Meski sempat beredar kabar bahwa korban dimutilasi, polisi memastikan kondisi tubuh korban masih utuh.
“Kondisi mayat masih utuh, tidak ada mutilasi. Sepertinya ini kejadian baru karena jasadnya belum kaku,” jelas Bayu.
![]() |
| Temuan Box kontainer berisikan jasad korban dugaan mutilasi |
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi juga menemukan fakta yang cukup mencurigakan. Selimut yang digunakan untuk membungkus tubuh korban diketahui merupakan selimut milik penginapan OYO.
“Jasad korban dibungkus karung goni dan selimut sebelum dimasukkan ke dalam box. Berdasarkan pantauan di lokasi, selimut itu milik Hotel OYO,” ungkapnya.
Polisi menduga kuat korb4n mengalami tindakan kekerasan sebelum akhirnya MD. Namun untuk memastikan penyebab pasti kematian, petugas masih menunggu hasil otopsi dari dokter forensik.
“Ada dugaan tindakan kekerasan, tapi kami tidak berspekulasi. Nanti kita tunggu hasil dari dokter forensik,” katanya.
Sementara itu, identitas korban disebut sudah diketahui dan polisi tengah berupaya menghubungi pihak keluarga.
Jenazah perempuan tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi guna mengungkap misteri kematian tragis yang kini menggegerkan warga Medan Denai. (MI/Put)

