|

Zulfahri Siagian: HNSI Sumut Dukung Program Pemerintah, 6000 Nelayan Mendapatkan Asuransi

Editor: Admin
Ketua HNSI Sumut Zulfahri Siagian (kiri) bersama Pj. Gubsu Hasanudin (kanan) 


METROINDO.ID | MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara lunching 6.000 asuransi nelayan dari 22 kabupaten/ kota dan Program Nelayan Nembangun Sumatra Utara Hebat (Nembush), Senin (3/6/2024).

Dalam sambutannya, Pj. Gubsu Hasanudin mengatakan, Sumut terbesar ke- 4 di Indonesia dari segi populasi dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa.

Selain itu, potensi perikanan tangkap Sumut sebesar 1. 821.088 ton pertahun dan potensi perikan budidaya sekitar 138.647,5 hektar.

Sedangkan jumlah nelayan Sumut paha tahun 2024, sebanyak 143.250 orang yang mencari nafkah di perairan laut pada 17 kabupaten/kota dan di perairan umum pada 33 kabupaten/kota.

"Sampai saat ini sudah 64.557 atau 45,6 persen nelayan yang diasuransikan. Harapan tahun depan ditingkatkan bekerja sama dengan BPJS Sumut," kata Pj. Gubsu.

Padahal waktu yang sama Pj Gubsu juga launching Program Nelayan Nembangun Sumatra Utara Hebat (Nembush) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan potensi nelayan Sumut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Hamdan Sukri Siregar dalam laporannya mengatakan, program asuransi nelayan dimulai sejak tahun 2011 yang bertujuan untuk melindungi nelayan dari resiko kecelakaan kerja dan jiwa.

"Profesi nelayan tidak mudah dan terkadang harus menghadapi tantangan besar termasuk kecelakaan bahkan kehilangan jiwa juga tidak bisa dihindari," katanya.

Usai acara, Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian didampingi Sekertaris Ali Mukti Siregar menyambut mengucapkan terimakasih dan menyambut baik program Pemprov. Sumut yang baru launching tersebut karena sangat membantu nelayan.

"Kami, HNSI selalu siap membantu pemerintah untuk memajukan nelayan terutama nelayan Sumut," katanya.

Launching BPJS ditandai dengan pemberian kartu secara simbolis kepada 10 nelayan yang beberapa diantaranya pengurus dan nelayan binaan HNSI. (MI/Usman)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->