|





Begal Tewas Dihajar Massa, Kasus Tidak Berlanjut Keranah Hukum Keluarga Pelaku Ikhlas

Editor: Admin
Pelaku begal dan mobil korban

METROINDO.ID | HAMPARAN PERAK - Sebuah insiden pembegalan yang berakhir dengan tragis telah mengguncang Kecamatan Hamparan Perak. 

Pasalnya, Seorang pria bernama Dika Pratama (27) tewas mengenaskan setelah menjadi bulan-bulanan warga.

Menurut informasi terkini yang didapat, insiden ini bermula sekitar pukul 21.00 WIB saat DP dan seorang rekannya mencoba merampas mobil milik seorang driver taksi online (Grab mobil) di kawasan desa Payabakung.

DP bersama seorang rekannya memesan layanan Grab Car online melalui aplikasi dari Binjai Super Mall (BSM) menuju Desa Paya Bakung.

Korban yang mengendarai mobil bernomor polisi BK 1733 AAR sama sekali tidak menaruh curiga dan menganggap kedua pria itu adalah penumpang biasa.

Setelah menempuh perjalanan menuju lokasi tujuan di dusun 19 Pringgan desa Paya Bakung, situasi yang semula tenang tiba-tiba berubah menjadi tegang. Salah satu pelaku mendadak memiting leher korban dengan kuat dari arah belakang kursi kemudi.

Pelaku memaksa korban untuk segera menghentikan laju kendaraannya di lokasi yang sepi dan gelap guna melancarkan aksi perampasan.

Dede yang terkejut mencoba mempertahankan kontrol kendaraannya meski dalam kondisi leher tercekik oleh tenaga pelaku yang sangat kuat. 

Akibat pergumulan di dalam kabin, mobil yang dikendarai korban menjadi oleng hingga Dede terpaksa membanting setir ke arah kanan.

Kendaraan akhirnya masuk ke dalam parit besar di pinggir jalan yang justru membuat aksi para pelaku menjadi gagal.

Di tengah kondisi mobil yang terperosok, korban berhasil melepaskan pitingan pelaku dan segera keluar untuk meminta pertolongan kepada pengendara yang melintas.

Kegaduhan itu menarik perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian dan mengepung para pelaku. Salah seorang rekan Dika Pratama berhasil melarikan diri ke arah kegelapan, sementara Dika Pratama tertangkap warga di lokasi.

Warga yang merasa geram dengan aksi pembegalan kemudian menghakimi DP dengan cara yang sangat brutal. 

Kedua tangan pelaku diikat kuat menggunakan karet ban dan kabel charger handphone. Sementara wajah dan sekujur tubuhnya mengalami luka lembam serius akibat hantaman benda tumpul.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera menenangkan massa dan mengevakuasi DP dari kepungan warga yang semakin banyak. 

Namun, luka parah yang diderita DP membuatnya tidak mampu bertahan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Ini Kata Kasat Reskrim

“Benar, ada seorang pelaku begal yang diamankan warga lantaran berusaha membegal driver taksi online,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, Sabtu (24/1/2026).

Pelaku diduga sering beraksi di wilayah Klumpang Kebun kecamatan Hamparan perak dan sekitarnya. 

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah mulai teridentifikasi dari keterangan sejumlah saksi,” ujarnya.

Meskipun pelaku meninggal dunia setelah dihakimi massa, pihak kepolisian memastikan kasus ini tidak berlanjut ke tuntutan hukum dari pihak keluarga pelaku.

Keluarga Pelaku Ikhlas

Keluarga DP menyatakan telah mengikhlaskan kejadian dan menolak dilakukan otopsi agar jenazah bisa segera dibawa pulang untuk dimakamkan.

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga kecamatan Hamparan Perak khususnya desa Paya Bakung dan sekitarnya. Serta mengingatkan kembali pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (MI/Put

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->