|





Door..! Perampok Sopir Truk Dihadiahi 2 Peluru, Korban dan Istri Ditodong Pisau

Editor: Admin
Perampok Supir di Belawan di Hadiahi Timah Panas. 

METROINDO.ID | BELAWAN - Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), Minggu (11/1/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pelabuhan Simpang Jam pada Sabtu (4/1/2026) sekira pukul 03.30 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka Ravel (22), warga Kelurahan Belawan II, dan barang bukti 1 pisau (cutter).

Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur di kedua kakinya karena melawan petugas dan berusaha kabur ketika ditangkap.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo menjelaskan, perampokan itu bermula saat korban Zulkarnain bersama istrinya melintas mengendarai truk kontainer menuju arah Gabion, Belawan.

“Saat melintas di lokasi kejadian, truk korban dihadang sekitar enam orang pelaku yang mengancam akan melempari truk dengan batu apabila tidak berhenti. Karena kondisi jalan rusak dan truk bermuatan, korban memperlambat laju kendaraannya,” jelas AKP Agus Purnomo, Senin (12/1/2026).

Melihat situasi tersebut, istri korban langsung menyimpan dompet ke dalam celana. Namun, para pelaku memaksa korban dan istrinya membuka jendela truk.

“Saat jendela dibuka, salah seorang pelaku langsung menodong istri korban dengan pisau cutter dan memaksa korban menyerahkan dompet. Karena korban tidak menyerahkannya, salah satu pelaku masuk ke dalam truk melalui jendela dan menggeledah korban lalu mengambil dompet berisi uang Rp1.300.000 serta satu unit handphone,” terangnya.

Setelah berhasil merampas barang korban, para pelaku langsung melarikan diri. Usai menerima laporan, personel Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan segera melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan salah satu pelaku, Ravel, di Jalan Marelan Raya.

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan yang membahayakan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur berupa penembakan ke arah kaki untuk menghentikan perlawanan tersangka,” ungkap AKP Agus.

Dari hasil interogasi, Ravel mengakui perbuatannya dan menyebut beraksi bersama lima rekannya yang kini masih dalam pengejaran. Ia juga mengaku sebagai perencana utama dalam aksi perampokan tersebut.

“Saat ini tersangka Ravel masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lainnya hingga seluruh jaringan berhasil ditangkap,” tegas Kasat Reskrim. (MI/Hen

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->