|





Syahroni Diduga Pemasok BBM di Gudang Bencuan Gabion Belawan

Editor: Admin
Mobil tangki milik wak Uteh sedang bongkar muat di gudang Bencuan Gabion Belawan. (Foto, Ist: Dok Metroindo) 

METROINDO.ID | BELAWAN - Gudang Distribusi di Hamparan Perak diduga milik Wak Uteh disebut jadi penyuplai bahan bakar minyak (BBM) di Gabion Belawan tepat nya digudang Bencuan, gudang tersebut pernah digrebek namun aktivitas tetap berjalan, aparat penegak hukum (APH) dipertanyakan.

Praktik peredaran dan penggunaan Bahan Bakar Minyak jenis solar ilegal di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) diduga berlangsung terstruktur, masif, dan berkelanjutan, seolah kebal terhadap penegakan hukum. 

Berdasarkan hasil penelusuran tim Metroindo, Rabu (14/1/2026), Gudang Ikan Bencuan di kawasan Gabion Belawan diduga menjadi sentra penerima dan pengguna BBM solar ilegal yang disuplai setiap hari dalam jumlah besar untuk kebutuhan kapal-kapal ikan.

"Pemasok nya Syahroni itu bang, bahan (BBM) nya dari gudang yang ada di Hamparan Perak punya wak uteh," ujar sumber kepada tim Metroindo

Lebih lanjut diterangkan sumber mengatakan, BBM jatah dari nelayan juga diambil oleh Syahroni melalui pengepul DA.

"Syahroni juga ngambil minyak dari jatah nelayan melalui anak main nya si DA, BBM nya disalurkan ke gudang Bencuan," bilangnya.

Sementara, Syahroni ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAap nya dengan nomor +62 822-6037-xxxx terkait hal tersebut berkilah dirinya sebagai pemasok BBM di Gudang Bencuan.

"Maaf bg saya sudah lama tidak tidak ada kegiatan, jumpai saja saya sama si dedi, biar bicara kita jadi biar terbuka," ujarnya.

Namun fakta dan informasi dilapangan membuktikan bahwa kegiatan diduga ilegal yang dilakukan Syahroni masih tetap berjalan (beraktifitas) . 

Hasil pantauan dilokasi, Rabu (14/1/2026), terlihat, mobil Tangki biru putih milik Wak Uteh sedang bongkar muat di gudang Bencuan Gabion Belawan. 

Ironisnya, aktivitas tersebut disebut bukan kali pertama terendus aparat, bahkan pernah dilakukan penggerebekan oleh unsur BAIS dan Kejaksaan. 

Namun hingga kini, distribusi dan penggunaan BBM ilegal tersebut tetap berjalan tanpa hambatan.

Ratusan Ton Solar Ilegal Diduga Masuk PPSB setiap Hari

Informasi yang dihimpun dari sumber internal yang dapat dipercaya menyebutkan, peredaran BBM solar ilegal di kawasan PPSB Belawan diperkirakan mencapai ratusan ton per hari.

"Disalurkan ke kapal-kapal ikan berkapasitas besar yang secara regulasi wajib menggunakan solar industri," katanya.

Namun di lapangan, kapal-kapal tersebut diduga justru menggunakan BBM subsidi atau BBM ilegal, yang diperoleh melalui jaringan gudang ikan di Gabion Belawan.

"Salah satu gudang yang menjadi sorotan adalah Gudang Ikan Bencuan, yang menurut sumber dikendalikan oleh Syahroni, dan DA sebagai pengepul BBM dari jatah Nelayan," ujar sumber internal lainnya. 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, ketika dikonfirmasi berjanji akan menindaklanjuti kegiatan ilegal tersebut. 

"Terima kasih info nya bro, akan kami tindaklanjuti," Janjinya. (MI/Hendra)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->