![]() |
| Gudang milik Anto di Desa Sampali Percut Seituan |
METROINDO.ID | DELI SERDANG - Sempat viral dalam pemberitaan dimedia Online dan Cetak, Gudang bahan bakar minyak (BBM) milik Anto di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, diduga tutup sementara.
Hal itu dilakukan diduga untuk mengkelabui aparat penegak hukum (APH) dan pantauan awak media.
"Infonya gudang itu tutup sementara bang. Karena sempat viral dipemberitaan, cuma sebentar aja itu bang untuk mengkelabui petugas sama pantauan wartawan," kata sumber. Selasa (27/1/2026).
Sementara, salah satu pengurus Gudang milik Anto dengan panggilan Tumanggor ketika dikonfirmasi mengatakan gudang tersebut tutup.
"Iya bang tutup dulu karena lagi viral, belum tau kapan buka lagi. Mungkin nanti kalau udah tenang dan aman dilapangan baru buka lagi," bilang nya dari seberang telepon genggam nya.
Berita Sebelumnya
Meskipun sempat digrebek Puluhan warga di Siombak Marelan, dari mobil tangki Biru Putih bertulisan PT Bumi Alam Lestari dan mobil truck pelangsir Bahan bakar minyak (BBM) yang dihentikan para warga tak menyulutkan nyali para mafia BBM.
Sebelum nya memakai nama Dugong dan saat ini beralih dengan memakai nama Anto.
Kini mereka telah berpindah gudang ke Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
Informasi yang berhasil dihimpun Metroindo, Sabtu (17/1/2026) menjelaskan, letak lokasi gudang tersebut sangat strategis, dimana gudang tersebut terletak di Jalan Haji Anif/ Jalan Perjuangan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan tepat nya dibelakang tempat pengepul barang bekas atau sering disebut botot.
Diketahui bahwa, didalam gudang tersebut ada beberapa Bos yang berinvestasi untuk berbagi hasil, namun nama yang digaungkan dilapangan dan untuk atensi (setoran) memakai nama Anto.
Para mafia BBM tersebut diduga menggunakan mobil mewah Jenis Reborn, Pajero, Fortuner dan Triton untuk melangsir BBM dari SPBU - SPBU menuju kegudang untuk di olah kembali dan dicampur dengan minyak konden lalu didistribusi oleh para pembeli yang sudah bekerjasama dengan mereka.
"Yang masuk kegudang itu mobil mewah-mewah bang, seperti Pajero, Inova Reborn, Fortuner dan Triton yang udah dimodifikasi bang," kata Sumber.
Lokasi gudang tersebut sangat strategis dan di belakang gudang Botot sehingga bisa mengkelabui petugas maupun awak media.
"Titi sungai kecil itu ada jalan bang nama nya Jalan Perjuangan, masuk nya tak jauh dari jalan besar, dapat simpang pertigaan pas disudut gudang nya bang, pagar seng, letak gudangnya pun pas dibelakang botot", jelas salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan nama nya kepada awak media demi keamanan.
Tak sampai disitu saja, warga lain nya juga resah akan keberadaan gudang BBM diduga ilegal tersebut.
"Kami lewatin gudang tersebut tiap hari tercium aroma Solar bang, itu gudang baru, kami khawatir kalau terjadi kebakaran, digudang itu juga sering keluar masuk mobil tangki dan mobil-mobil pribadi kedalam nya, termasuk yang abang lihat tadi mobil Inova Reborn Hitam yang baru masuk barusan", bilangnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Wijayanto melalui Kanit Pidsus Polrestabes Medan saat dikonfirmasi tim awak media perihal gudang BBM yang meresahkan masyarakat tersebut mengatakan akan mengecek nya.
"Nanti kita cek dan tindak lanjuti ya bang", janjinya. (MI/Put)
