|





Kepling 22 Rengas Pulau Terluka Sabetan Kapak Bukan di Begal, Ini Penjelasanya

Editor: Admin
Kepling 22 Rengas Pulau Terluka saat mengamankan pelaku pencurian

METROINDO.ID | LABUHAN -  

Viral di media sosial (medsos) kabar yang menyebut Kepala Lingkungan (Kepling) 22 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Ahoei, menjadi korban begal pada siang hari dipastikan tidak benar. 

Informasi tersebut yang sempat beredar luas di media sosial dan meresahkan masyarakat.

Ahoei menegaskan, peristiwa yang sebenarnya terjadi adalah dirinya tengah mengamankan seorang pelaku pencurian di rumah warga, bukan menjadi korban tindak kriminal.

“Tidak benar saya dibegal. Tangan Saya luka tergores karena mengamankan pelaku pencurian dengan kampak di rumah warga,” ujar Ahoei saat memberikan klarifikasi di Mapolsek Medan Labuhan. Senin (4/5/2026).

Dalam video yang beredar, terlihat Ahoei bersama aparat Babinsa sedang mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian. 

Potongan video tersebut diduga disalahartikan dan memicu munculnya narasi keliru di tengah masyarakat.

Untuk meluruskan informasi, Ahoei juga telah memberikan klarifikasi langsung di Markas Komando Polsek Medan Labuhan. 

Ia kembali menegaskan bahwa kabar dirinya menjadi korban begal tidak berdasar. “Tidak benar saya dibegal, saya hanya mengamankan pelaku pencurian,” tegasnya lagi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama di media sosial. (Hendra

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->