![]() |
Aster Kodaeral I Letkol Marinir Farick MTr Opsla saat mengintrogasi rayap besi yang diamankan. Jumat (29/8/2025). |
METROINDO.ID | MEDAN - Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) turun tangan mendukung operasi penegakan hukum gabungan yang digelar Polres Pelabuhan Belawan bersama Satpol PP Kota medan.
Keterlibatan Kodaeral I ini menegaskan sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan aparat penegak hukum sipil dalam memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Operasi yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) di kawasan PT ARB, Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, melibatkan unsur Polres Belawan, Prajurit Yonmarhanlan I, Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) dan Satpol PP.
Aksi gabungan ini digelar menyusul maraknya penjarahan terorganisir yang selama ini menjadi ancaman serius terhadap keamanan, dunia usaha, dan iklim investasi di Medan.
Berhasil diamankan sebanyak 11 orang rayap besi di lokasi PT ARB.
Kehadiran personel TNI AL, khususnya dari Denintel Kodaeral, Denpomal Kodaeral I dan Yonmarhanlan, memberikan dukungan signifikan dalam menghadapi potensi benturan di lapangan.
Dengan disiplin dan keterampilan tempurnya, Kodaeral I memastikan jalannya perbantuan operasi penegakan hukum berlangsung dengan aman, tertib, dan efektif.
![]() |
Aster Kodaeral 1 Letkol Marinir Farick MTr Opsla saat mimpin operasi pengamanan di PT ARB Kota Bangun, Medan Deli. |
Penjarahan di area PT ARB tidak hanya menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan, tetapi juga mengganggu roda perekonomian lokal.
Permintaan resmi dari Pemerintah Kecamatan Medan Marelan menjadi dasar digelarnya operasi perbantuan Penegakan Hukum oleh Kodaeral I melibatkan Polres Belawan, Pol PP Kota Medan, Pomal Kodaeral I, Denintel Kodaeral I dan Yonmarhanlan Kodaeral I.
Keberhasilan Operasi gabungan Gakkum ini membawa efek nyata bagi stabilitas ekonomi serta memberikan dampak positif bagi ekonomi di wilayah Medan serta memulihkan kepercayaan investor.
Penindakan tegas terhadap aksi kriminal menjadi sinyal kuat bahwa Medan merupakan wilayah yang aman untuk berusaha.
Tindakan cepat aparat memperlihatkan keseriusan pemerintah dan TNI AL dalam menjaga keamanan pelaku usaha dari ancaman kejahatan serta memberikan perlindungan bagi Aset Perusahaan guna menopang pendapatan daerah.
Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P. M.A.P. melalui Aster Kodaeral 1 Letkol Marinir Farick MTr Opsla menegaskan bahwa, keterlibatan prajurit TNI AL dalam operasi penegakan hukum ini adalah bagian dari komitmen menjaga kedaulatan ekonomi sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Kami selalu siap memberikan perbantuan bagi aparat penegak hukum dan pemerintah daerah demi memastikan Medan tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tegas Mantan Danyonmarhanlan I itu.
Keterlibatan Kodaeral I dalam operasi darat ini menjadi bukti peran strategis TNI Angkatan Laut, bukan hanya menjaga laut, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari ancaman kriminalitas terorganisir. (Hendra)