![]() |
| Foto screenshot dari rekaman CCTV, remaja saat menyisir lorong dan menenteng sajam. |
METROINDO.ID | MEDAN - Bukan hanya di kawasan Bagan Deli Belawan yang dekat dengan markas Polres Pelabuhan Belawan, akan tetapi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan diantaranya di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan saat ini sudah rawan aksi tawuran.
Puluhan remaja sudah tidak takut lagi dengan Aparat penegak hukum (APH), dengan santai menenteng senjata tajam (sajam), serta busur panah, menyisir wilayah Kelurahan Payah Pasir Gang Pringgan dan Gang Kambing Marelan.
Hal ini sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan warga, sehingga di daerah Belawan dan Marelan, Provinsi Sumut sudah tidak aman. Kamis (29/1/2026).
Belum diketahui remaja tersebut berasal dari mana asal usulnya datang dengan membawa senjata panjang dan senapan angin serta busur Panah dan mengendarai sepeda motor terus terus menyisir/menyerbu di beberapa Lingkungan yang ada di kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan.
Termasuk di Lingkungan 04 Gg Kambing setiap Malam Minggu nya dengan terus menerus tawuran terjadi, baik di jam-jam warga saat sedang istirahat dan terlelap tidur.
Miris, yang lebih parah lagi tawuran pada saat warga yang hendak pergi melaksanakan Ibadah Sholat Subuh ke Mesjid sampai balik kanan melihat para remaja konvoy dengan membawa senjata panjang dan lainya menyisir sampai ke lorong-lorong.
"Bukan hanya di Belawan, di marelan juga udah sudah mulai terjadi aksi tawuran, gak ada takut nya orang itu. Mala kita sebagai orang tua ini jadi takut untuk keluar rumah," kata Ismail Pane warga Gang Kambing.
Warga minta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk menghentikan tawuran dan memberikan tindakan tegas kepada pelaku tawuran yang telah meresahkan dan menyusahkan masyarakat yang hendak pulang dari kerja dan yang beristirahat tidur dirumah.
Lain hal nya terjadi di Lingungan 01 Paluh Nibung dan 03 Gg Pinang, 05 dan 09 Gg Pringgan Kelurahan Paya Pasir Kecematan Medan Marelan.
Seperti terlihat dari rekaman CCTV, para remaja dengan santai menenteng Senjata panjang dan lainnya, menyisir rumah yang dianggap musuh mereka.
Ketua BKM Mesjid Ar Ridha
"Aksi tawuran ini sudah sangat meresahkan masyarakat umum dan sudah viral. Sebaiknya perlu diadakan pertemuan/pertemuan antar warga Paya Pasir untuk membahas masaalah ini," kata H Suheri Yatim, Ketua BKM Masjid Ar Ridha
Sementara Tokoh Masyarakat Paya Pasir mengajak Lurah, Camat, Pihak aparat TNI Polri untuk duduk bersama membahas terkait permasalahan tersebut.
"Mari kita duduk bersama ibu Lurah, bapak Camat Medan Marelan serta dari Kepolisian dan Babinsa untuk membahas masalah ini dan apa yang harus kita lakukan. Sebelum hal ini terjadi ada korban jiwa," M Irsyad Tokoh Masyarakat itu.
Warga berharap kepada APH agar kelompok yang selalu merusuh ditengah masyarakat harus segera ditangkap dan ditindak tegas, karena sudah sangat meresahkan.
Seperti yang terjadi pada saat warga akan beribadah ke mesjid, Selasa 27 Januari 2026 yang lalu, ditemukan pecahan kaca minuman beralkohol yang berserakan dihalaman mesjid serta di jembatan parit Karmila.
"Harapan kami agar dari 3 Pilar untuk bisa menangkap dan menindak tegas pelaku ini," tegasnya.
Terpisah, Lurah Paya Pasir Syerly, S.Pd., M.AP. Camat Medan Marelan Zulkifli S. Pulungan, S.STP., M.AP dan Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea sata di konfirmasi awak media terkait maraknya aksi tauran di wilayah kelurahan paya pasir Medan Marelan hingga berita ini di muat belum memberikan keterangan resmi. (MI/Hen)
