![]() |
| Dua nelayan tewas diduga Keracunan |
METROINDO.ID | BELAWAN - Sebanyak dua nelayan atau kerja kapal tewas diduga keracunan saat bongkar ikan busuk dari dalam KM Super II, GT 30 di gudang Pasifik, milik Ahang, di Gabion, kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Senin (26/1/2026).
Korban diketahui Anton Siringoringo (53), warga Lorang Gereja, Kelurahan Bagan Deli dan Mardian (27), warga Lingkungan 14, Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan.
Diduga, dua nelayan itu meninggal di lokasi akibat bekerja tanpa pelindung yang layak sehingga menghirup racun berbahaya saat bekerja membongkar ikan busuk di dalam ruang tempat penyimpanan ikan atau palka kapal.
"Hal seperti ini sudah sering terjadi. Namun tidak ada upaya dari pemilik usaha untuk memperbaiki," kata sumber di lokasi kejadian.
Menurut sumber, ikan busuk yang ada di dalam palka kapal mengandung racun berbahaya dan jika terhirup manusia bisa menyebabkan kematian.
"Korban bekerja tanpa masker dan pelindung diri," katanya.
Setelah dikeluarkan dari dalam palka dan diletak di lantai kapal, terlihat hidung salah satu korban mengeluarkan buih berwarna putih.
Untuk keperluan penyelidikan, garis polisi dipasang di KM Super II yang dinakhodai Amril Harahap, itu. Sedangkan jasad dua korban dibawa ke RS Bhayangkara, Medan untuk keperluan otopsi.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purmono membenarkan kejadian itu dan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan polisi", katanya. (MI/Hen)
