|





Terhitung Selama 31 Jam, Api Berhasil Dipadamkan Tim Damkar Peristiwa Kebakaran Pabrik Swallow

Editor: Admin
Tim Damkar saat berjibaku memadamkan Api di Pabrik Sandal Swallow milik PT GMP. Kamis (29/1/2026). 

METROINDO.ID | MEDAN - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan akhirnya berhasil memadamkan api yang membakar Pabrik Swallow milik PT Garuda Mas Perkasa di Jalan Yos Sudarso Km.6, Kecamatan Medan Deli setelah bejibaku selama kurang lebih 31 jam.

Plt Kadis Damkarmat Kota Medan, Wandro Malau, mengatakan api yang membakar Pabrik Swallow tersebut baru benar-benar barhasil dipadamkan pada Kamis (29/1/2026) sekitar Pukul 05.00 WIB. 

Sementara, peristiwa kebakaran hebat tersebut terjadi sejak Selasa (27/1/2026) sekitar Pukul 22.00 WIB.

"Api sudah berhasil kita padamkan sekitar Pukul 05.00 WIB tadi," ucap Wandro Malau kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Dikatakan Wandro, sebenarnya Dinas Damkarmat Kota Medan telah berhasil memadamkan api sejak Rabu malam. Akan tetapi, api kerap muncul kembali dari bagian bawah tumpukan karet.

"Disana kan isinya tumpukan karet semua. Awalnya api sudah berhasil kita padamkan sejak Rabu malam, tetapi tidak lama api muncul lagi dari bagian bawah tumpukan karet. Ini yang membuat proses pemadaman menjadi sangat lama, karena setelah api padam, kita masih harus fokus melakukan pendinginan untuk mencegah api muncul kembali. Proses pendinginan ini baru benar-benar selesai sekitar Pukul 05.00 WIB tadi," ujarnya.

Puing-puing kebakaran

Dijelaskan Wandro, lahan Pabrik Swallow di Medan Deli yang terbakar tersebut terbilang sangat luas, yakni mencapai 3 hektare. 

Kondisi api yang sangat besar, lahan yang sangat luas, ditambah bahan baku karet yang sulit dipadamkan membuat proses pemadaman berlangsung lama.

Meskipun api telah padam, Wandro memastikan bahwa hingga saat ini petugas Dinas Damkarmat Kota Medan masih berjaga-jaga di lokasi Pabrik Swallow yang habis terbakar.

Dijelaskan Wandro, untuk memadamkan kebakaran Pabrik Swallow tersebut, Dinas Damkarmat Kota Medan telah menurunkan 20 unit armada pemadam kebakaran.

Meskipun sempat dikabarkan ada warga ataupun pekerja yang terjebak di dalam pabrik, namun Wandro Malau menegaskan tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut. (MI/Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->