|





Hendak Belanja ke MMTC Pancing, Ibu dan Anak Jadi Korban Begal di Simpang Dobi Titipapan, Sepeda Motor Raib

Editor: Admin
Ibu dan Anak jadi korban begal disimpang Dobi Titipapan

METROINDO.ID | MEDAN - Nasib apes dialami Timoria boru Sitorus dan Indah boru Simangunsong. Pasalnya, ibu dan anak ini dibegal oleh 3 pria yang berboncengan dengan mengunakan sepeda motor di kawasan Jl. KL Yos Sudarso, Simpang Dobi Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 03.00 Wib.

Akibatnya peristiwa tersebut, korban Timoria br Sitorus mengalami kritis akibat luka serius pada bagian wajahnya hingga harus dirawat di RS Siloam Medan, sedangkan anaknya memar pada kaki kirinya karena dipukul para pelaku dengan mengunakan besi dan sepeda motor scoopy milik korban dibawa kabur.

Peristiwa yang menimpa ibu dan anak ini, terjadi Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 03.00 WIB, awalnya korban yang tinggal di kawasan Jl. M. Basir Kecamatan Medan Marelan ini hendak belanja ke pajak MMTC untuk memenuhi keperluan dagangannya di Pajak Pasar Marelan. 

Persis di dekat eks Pos Lalulintas Polsek Medan Labuhan, dua begal memepet korban dari belakang seraya mengancam akan membunuh korban.

"Mereka dipepet dari belakang oleh pelaku dan diancam, 'turun kau kalau tidak kami bunuh kau', ancam para pelaku," ucap Pola Nainggolan yang merupakan tetangga korban saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/5/2026).

Tetangga menambahkan, saat itu yang membonceng adalah anaknya (Indah), dan kaki kirinya langsung dipukul besi hingga memar, sedangkan ibunya ditarik para pelaku dari atas sepeda motor hingga terjatuh dan wajah terhempas ke aspal hingga mengalami luka serius terutama pada mata dan mulutnya. 

"Ibunya sekarang masih di RS tapi masih terbentur biaya sedangkan anaknya dirawat di rumah,"pungkasnya.

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan tajam terhadap maraknya aksi begal di kawasan Medan bagian utara, khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan yang dinilai rawan tindak kriminal jalanan, terutama pada jam-jam sepi menjelang subuh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pengejaran terhadap para pelaku. Warga berharap aparat segera menangkap kawanan begal tersebut sebelum kembali memakan korban. (MI/Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->