|





Klarifikasi IPTU Iskandar Muda Sipayung: Video yang Beredar di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Editor: Admin
Kanit Reskrim Polsek NA IX-X Iptu Iskandar Muda Sipayung saat memberikan keterangan kepada awak media. 

METROINDO.ID | LABURA - Menanggapi beredarnya video di media sosial yang memuat narasi tidak benar, Iskandar Muda Sipayung, kepada Metroindo, Rabu (18/3/2026), menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada 10 Agustus 2025 di lokasi wisata Sungai Gomara Swiss, Desa Simanis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. 

Saat itu, dirinya sedang berwisata bersama keluarga sekaligus membuat dokumentasi untuk mempromosikan potensi wisata daerah.

Dalam kegiatan tersebut, IPTU Iskandar sempat berinteraksi dengan Kepala Desa Simanis, Amrul Hajari Munthe, terkait buah lokal yang dikenal warga sebagai “buah ular”. 

Dokumentasi tersebut bertujuan memberikan informasi ringan kepada masyarakat.

Namun, video asli tersebut kemudian diambil oleh pihak lain dan diedit secara manipulatif. Dalam versi yang beredar, ditambahkan narasi serta penunjuk arah yang menuding sejumlah orang di lokasi sebagai pihak yang terlibat aktivitas ilegal, padahal IPTU Iskandar menegaskan dirinya tidak mengenal individu-individu tersebut.

Lebih lanjut, video tersebut juga digabungkan dengan potongan lain yang menampilkan truk bermuatan kayu, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah terdapat aktivitas ilegal yang berkaitan dengan dirinya. 

Ia menegaskan bahwa potongan tersebut tidak memiliki hubungan dengan kegiatan yang dilakukannya saat itu.

“Video yang beredar sudah tidak utuh dan narasinya tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” jelasnya.

Melalui klarifikasi ini, IPTU Iskandar mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta lebih bijak dalam menyikapi konten di media sosial. 

Ia berharap masyarakat dapat memahami kejadian yang sebenarnya dan tidak terpancing oleh informasi yang telah dimanipulasi. (MI/Fauzan)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
/> -->